Tradisi ‘Nyadran’ di Candi Klero

Pada Hari Jumat tanggal 5 Januari 2018, Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang telah mengadakan upacara ‘Nyadran’ yang berlokasi di areal Candi Klero. Candi klero terletak di pinggir timur Dusun Ngentak – Klero dan pada area disamping candi klero tersebut terdapat areal makam.

Upacara ‘Nyadran’ merupakan sebuah tradisi nyekar atau ziarah yang dilakukan di Jawa Tengah, karena masyarakat percaya bahwa mendoakan leluhur dan keluarga yang sudah meninggal sangat baik dilakukan, selain itu tradisi ini juga bermanfaat bagi orang yang masih hidup di dunia untuk mengingatkan tentang kematian yang bisa kapan saja akan datang. Acara ‘Nyadran’ yang dilakukan di areal Candi Klero ini dihadiri oleh warga Desa Klero dan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh warga setempat setiap 35 hari.

 

Acara ‘Nyadran’ ini dimulai dengan melakukan pembersihan di areal makam – makam  yang terdapat disekitar Candi Klero setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan doa, dzikir, tahlil bersama yang dipimpin oleh sesepuh desa dan kemudian ditutup dengan makan bersama warga Desa Klero.

 

Acara makan bersama di sekitar areal pemakaman tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang senantiasa memberikan rahmat dan karuniaNya. Acara berlangsung dengan khidmat dan semua masyarakat tampak antusias duduk mengelilingi tumpeng yang sebelumnya diiringi dengan pembacaan doa.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan